Tentang Kesendirian

Kesendirian membuat mulut bungkam dan lidah kelu
Di dalamnya manusia berhadapan dengan diri sendiri
menguak kejahatan dan wajah-wajah palsu.
Sebagian takut karena dunia adalah untuk mereka.

Sendiri adalah diam,
di dalamnya adalah pengertian akan alam.
Berhadapan dengan semua keajaibannya
serta membiarkan tangannya berkarya dalam diri.

Sesungguhnya tak pernah ada kesendirian;
Kasih yang pernah diterima adalah teman yang setia
dan bayangan masa lalu teman bercakap-cakap.
Bulan dingin mengasihi dalam kebisuan,
aliran sungai dan desir angin senantiasa mengajak bercerita.

Tak pernah ada kesendirian dalam jiwa
walau badan terkurung tidak berdaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: