Moon represents my heart

Bulan Dalam Jiwa

Hari itu aku menitik bulan dalam impian, indah
kulukis semua anganku dalam lingkaran dan sinar
yang terbayang dan yang terhadapi
Hanya aku yang menikmati
Walau dalam hujan impianku tak mengabur
hujan hanyalah dapat membuat dingin tubuhku,
bukan jiwaku.

Semua kedinginan yang menerpa tidak mengusik
dan kau masih berdiri di sana, di ujung batas impian
Tak nyana kau mendekat perlahan
dan memelukku.
Aku terpana. Ah!
Impianku terjalani. Tak lagi ada mimpi.
Aku menghadapi kenyataan, yang tak ingin kulupakan.

Bulan yang kita pandangi adalah bulan yang sama
Bulan yang dingin dan angkuh,
namun mempesona dalam dingin.
Bulan dingin …yang kita nikmati bersama jiwa
Keindahan yang bersatu. Dan kau ada di sampingku.

(To E.P.I)
Nyanyian Malam Sepi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: