Langit mendung dalam pandangan mata
Berharap hujan yang turun menghapus lara di hati
dan menyapu butir-butir kesunyian.

Dirangkulnya kegelapan malam dengan mesra
bagai sepasang kekasih
Memadu kesunyian…
dan air mata….

Diri ditolak,
Perang diumumkan.
Keteguhan sebagai tameng
Pikiran sebagai ujung tombak
dan cinta adalah semangat.

Kekalahan di ujung mata
Seribu pertempuran dimenangkan
namun kalah dalam peperangan
karena ini adalah dunia.
Dunia fana yang tidak sempurna,
bagaimana mungkin ada kesempurnaan dalam diri?

Kesalahan bukan untuk disesali
bukan pula untuk mengadili
Biarlah langit dan bumi yang memutuskan
sementara kita diam dan memperbaikinya.

Panas setahun dihapus hujan sehari
Tahun-tahun pengabdian
Tahun-tahun penyadaran
Hancur oleh emosi sedetik
Demikian jahatkah emosi itu
ataukah dunia yang penuh ketidakadilan?

Di saat usia menanjak tinggi
Orang tua adalah Tuhan
Menyesal tak disadari semenjak muda.
Pengabdian selama sisa hidup tak melunaskan budi seluas langit.

Leave a Reply